Sabtu, 04 Februari 2012

Farhat Abbas: Olivia Tidak Menipu, Tapi Dijebak

Quote:

[imagetag]

Farhat Abbas membantah tudingan penipuan yang dilakukan Olivia Nathania. Menurut dia, anak tirinya itu tidak melakukan apa yang dituduhkan oleh Rina Rianti Huzaemah. Apalagi sampai menggelapkan perhiasan senilai Rp 700 juta. Menurutnya justru Olivia dijebak.
"Itu fitnah. Justru mereka yang menjebak Oliv dengan menitipkan barang tersebut dan harus terjual dalam waktu kurang dari satu minggu. Kalau tidak, mereka akan melaporkan ke polisi dan media," kata Farhat saat dihubungi melalui telepon genggamnnya, Rabu (1/2/2012).
Menurut Farhat, awalnya Oliv dititipi barang senilai hampir Rp 1 miliar dengan iming-iming 20 persen keuntungan. Dengan begitu, apa yang dilakukan Oliv bukanlah penggelapan. "Barang itu kan dititipkan, bukan dicuri. Itu bisa-bisanya mereka saja. Oliv kan masih anak-anak, kenapa mereka berani menitipkan barang dengan nilai sebesar itu ke anak seumur Oliv, dan barangnya pun masih ada," katanya.
Oleh karena itu, Farhat menilai kasus yang menyeret Olivia adalah sebuah permainan dan mencemarkan nama baik Olivia dan keluarga. "Kenapa dipermasalahkan? Kan mereka yang buat (menitipkan barang berharga ke Olivia)? Ini kan aneh," ujarnya.

Putri penyanyi Nia Daniati dari pernikahan terdahulunya ini dilaporkan ke polisi oleh Olivia dituduh melakukan penipuan dan penggelapan perhiasan emas bertatahkan berlian senilai kurang lebih Rp 700 juta.
Rina melaporkan gadis yang biasa disapa Oliv itu ke Polrestro Jakarta Selatan pada 24 Januari lalu. Dalam laporan tersebut dinyatakan bahwa Olivia telah melakukan dua kali pembelian perhiasan, namun sudah lebih dari dua pekan tidak membayar.

Sejak tiga hari lalu, laporan tersebut sudah sampai ke tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestro Jakarta Selatan. Kasus ini ditangani PPA karena Olivia usianya masih di bawah 20 tahun.
sumbernya>>>

salahsapa 03 Feb, 2012

Mr. X 04 Feb, 2012


-
Source: http://hanyagosip.blogspot.com/2012/02/farhat-abbas-olivia-tidak-menipu-tapi.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar